DWP Tolikara Gaungkan Semangat Emansipasi melalui Lomba Hari Kartini

Fokus73 Dilihat

KARUBAGA, TOLIKARA — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tolikara menggelar berbagai lomba dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Kartini dan Mimpi Anak Negeri” tersebut berlangsung di Aula GIDI Karubaga, Sabtu (18/4/2026).

Beragam lomba digelar dalam kegiatan ini, di antaranya fashion show dan baca puisi yang diikuti peserta dari tingkat SD, SMP, hingga ibu-ibu anggota DWP Kabupaten Tolikara. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus memperkuat semangat emansipasi perempuan sejak usia dini.

Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, M.Si, MA Kepala BPKAD Hans Happy Wangloan, serta Kepala Dinas Pariwisata Frengky Donardson. Hadir pula unsur TP-PKK, Bhayangkari, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta para guru dan peserta dari berbagai sekolah di Karubaga.

Ketua DWP Kabupaten Tolikara, Novita R. Douw, mengatakan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengenang dan melanjutkan perjuangan perempuan Indonesia.

“Raden Ajeng Kartini merupakan pahlawan dan penggerak semangat emansipasi wanita di Indonesia. Perjuangan beliau telah membuka jalan bagi perempuan untuk memperoleh pendidikan dan berperan dalam kemajuan bangsa,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perempuan masa kini memiliki peran strategis, baik dalam keluarga maupun dalam pembangunan daerah, sehingga perlu terus didorong untuk meningkatkan kapasitas diri.

Kegiatan lomba secara resmi dibuka oleh Sekda Tolikara yang mewakili Bupati dan Wakil Bupati. Dalam sambutan yang dibacakan, disampaikan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk menghargai peran perempuan sekaligus memperkuat dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Peran perempuan tidak dapat dianggap remeh karena telah berkontribusi besar dalam kemajuan bangsa, salah satunya melalui peran sebagai ibu yang cerdas bagi anak-anaknya. Namun demikian, peran tersebut juga membutuhkan dukungan dari keluarga, khususnya suami, agar perempuan dapat terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya,” pesan sekda.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk saling menghargai peran dalam keluarga serta memberikan akses pendidikan yang baik bagi generasi penerus sebagai wujud nyata melanjutkan cita-cita Kartini.

Adapun para pemenang lomba memperoleh hadiah berupa uang tunai dan piala. Kegiatan berlangsung lancar dan meriah dengan dukungan para guru yang turut mendampingi siswa-siswi selama perlombaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *