DPC GAMKI Tolikara Gelar MAPERTA dan Konfercab Ke-II di Karubaga

Religi, GIDINews44 Dilihat

Karubaga – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Kabupaten Tolikara melaksanakan Masa Perkenalan (MAPERTA) dan Konferensi Cabang (Konfercab) Ke-II yang berlangsung di Aula GIDI Karubaga, Karubaga, pada Jumat (24/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua MPO DPP GAMKI, Willem Wandik yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Tolikara, Ketua DPD GAMKI Provinsi Papua Pegunungan Pontius Omoldoman, intelektual muda Yudi Wanimbo, serta para tamu undangan lainnya.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa GAMKI merupakan organisasi kepemudaan Kristen yang aktif mulai dari tingkat nasional, provinsi, kabupaten hingga distrik dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat serta mengawal pelayanan gereja.

Menurutnya, gereja tidak dapat berdiri sendiri tanpa peran pemuda seperti GAMKI dan organisasi kepemudaan lainnya. Melalui organisasi ini, para pemuda dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan, baik di lingkungan gereja maupun pemerintahan.

“Dalam hidup, semua berputar seperti roda. Karena itu organisasi hadir untuk membentuk dan mempersiapkan kita berjalan menjadi lebih baik,” ujar Willem Wandik.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menceritakan budaya khas masyarakat Lapago, khususnya Tolikara, yang memiliki cara unik dalam menyambut keluarga. Saat keluarga dari kampung datang atau anak yang merantau pulang ke rumah, sambutan dilakukan penuh haru dengan pelukan, salam berulang kali, hingga meneteskan air mata kebahagiaan.

Kegiatan MAPERTA dan Konfercab Ke-II ini diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Koordinator Anak dan Remaja GIDI Wilayah Toli, Ev. Onu Wanimbo, S.Th. Ibadah berlangsung khidmat dengan dasar firman Tuhan dari Kitab Mazmur 80.

Dalam renungannya, disampaikan bahwa pemuda Kristen diharapkan senantiasa berperan aktif dalam kehidupan bergereja serta memiliki rasa takut akan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan. Selain itu, para pemuda juga diingatkan untuk tidak mengandalkan kekuatan sendiri, melainkan selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah pelayanan dan kehidupan sehari-hari.

Pesan rohani tersebut menjadi landasan penting bagi seluruh peserta MAPERTA dan Konfercab agar mampu membangun kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga berakar pada iman dan nilai-nilai spiritual.

Kegiatan ini mengusung tema “Pulihkanlah Bangsa Kami” yang terinspirasi dari Kitab Mazmur 80, dengan subtema “Mewujudkan Kepemudaan Kristen yang Transformatif dan Inovatif.”

Sementara itu, Ketua DPD GAMKI Provinsi Papua Pegunungan, Pontius Omoldoman, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan bahwa GAMKI terus berperan aktif dalam kegiatan keagamaan serta mendukung visi dan misi pemerintah daerah.

“GAMKI menjadi mitra aktif gereja dan juga masyarakat. Kami berkomitmen mendukung program kerja Bupati definitif dalam rangka pembangunan daerah,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPC GAMKI Kabupaten Tolikara, Yaas Kogoya, S.Ap., M.Ap., menyampaikan apresiasi kepada Bupati Willem Wandik atas peran dan kontribusinya dalam perkembangan organisasi GAMKI di Tolikara.

“Kami pemuda Tolikara mengucapkan terima kasih kepada Bapak Willem Wandik yang pada periode 2019–2022 menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat GAMKI dan telah mendirikan DPC GAMKI Tolikara sebagai wadah mempersiapkan pemimpin yang takut akan Tuhan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa selama kurang lebih tiga tahun kehadiran GAMKI di Tolikara, organisasi ini terus membangun kemitraan dengan gereja serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendorong visi dan misi pembangunan Kabupaten Tolikara.

Kegiatan MAPERTA dan Konfercab Ke-II ini diharapkan dapat melahirkan generasi pemuda Kristen yang berintegritas, inovatif, serta mampu menjadi motor penggerak perubahan bagi kemajuan daerah dan bangsa.

Namun demikian, proses MAPERTA dan Konfercab Ke-II untuk sementara ditunda (pending) karena terjadi dinamika internal saat agenda pemilihan pengurus. Kesalahpahaman muncul antara panitia pelaksana dengan tiga bakal calon ketika prosesi pemilihan akan dilaksanakan. Meski demikian, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif. Agenda pemilihan direncanakan akan dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan setelah dilakukan komunikasi, musyawarah, dan penyelesaian bersama antar pihak terkait. (Diskomdigi Tolikara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *