KLARIFIKASI RESMI Terkait Rekaman Suara yang Beredar di Media Sosial

Fokus73 Dilihat

Menanggapi beredarnya rekaman suara di media sosial, khususnya melalui akun TikTok “holan nayack”, yang menampilkan gambar Gubernur Provinsi Papua Pegunungan John Tabo serta situasi penggalangan massa terkait konflik sosial di Wamena, bersama ini saya menyampaikan klarifikasi secara tegas dan terbuka kepada seluruh masyarakat.

Dalam rekaman suara tersebut terdapat penyebutan “Intelektual Tolikara Kabag Umum”. Namun penyebutan itu tidak dijelaskan secara jelas apakah yang dimaksud adalah Kabag Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tolikara atau Kabag Umum pada Biro Umum Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Ketidakjelasan tersebut menimbulkan berbagai penafsiran di tengah masyarakat dan sangat mengganggu nama baik serta ketenangan kami.

Oleh karena itu, saya, Seplin Wenda, selaku Kabag Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tolikara, menegaskan bahwa isi rekaman suara tersebut tidak jelas sumbernya, tidak berdasar, serta berpotensi menyesatkan opini publik.

Saya juga menegaskan bahwa sejak terjadinya konflik perang suku antara suku Lani dan suku Nayak di Wouma beberapa hari lalu, saya secara pribadi tidak pernah melakukan komunikasi, koordinasi, maupun keterlibatan dalam bentuk apa pun dengan pejabat, tokoh masyarakat, kelompok tertentu, ataupun elemen masyarakat mana pun terkait konflik tersebut.

Sebagai bagian dari masyarakat Tolikara dan juga salah satu intelektual Tolikara, saya memilih untuk menjaga kedamaian, persatuan, serta menghormati proses penyelesaian masalah melalui jalur adat, pemerintah, dan hukum yang berlaku.

Kami juga menghormati dan menaati imbauan para pimpinan gereja, khususnya dari Gereja Injili Di Indonesia Wilayah Bogo dan Wilayah Toli yang telah menyerukan kepada seluruh umat agar tidak terlibat dalam aksi perang suku maupun tindakan yang dapat memperkeruh situasi keamanan di Wamena. Sebagai umat Tuhan, kami memilih untuk tetap hidup dalam damai, menahan diri, dan tidak ikut terlibat dalam konflik tersebut.

Melalui klarifikasi ini, saya mengajak seluruh masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial. Jangan mudah terprovokasi oleh rekaman suara, video, maupun informasi yang sumber dan kebenarannya belum dapat dipastikan.

Mari bersama-sama menjaga situasi keamanan, persaudaraan, dan kedamaian di Tanah Papua, khususnya di Wamena, demi masa depan masyarakat yang lebih baik, aman, dan harmonis.

Salam Damai
Seplin wenda
Kabag Umum Sekda Tolikara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *