Ibadah Paskah Jemaat GIDI Ebenhaezer Karubaga Berlangsung Khidmat dan Penuh Sukacita

Fokus, GIDINews, Religi8 Dilihat

KARUBAGA— Perayaan Ibadah Paskah 2026 di Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Jemaat Ebenhaezer Karubaga berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Rangkaian kegiatan yang digelar sejak 3 hingga 6 April 2026 itu melibatkan seluruh jemaat di wilayah Klasis Konda, dengan berbagai agenda rohani dan kebersamaan.

Perayaan diawali dengan sejumlah kegiatan perlombaan antar rayon, seperti bola voli, futsal mini, lompat karung, hingga makan kerupuk. Selain itu, pawai obor yang digelar pada Minggu subuh menjadi salah satu momen yang menyatukan seluruh jemaat. Pawai tersebut mengelilingi Kota Karubaga dan diikuti oleh jemaat dari berbagai kelompok pelayanan sebagai bentuk perayaan kebangkitan Kristus.

Pada perayaan tahun ini, jemaat mengusung tema “Kematian dan Kebangkitan Kristus Wujud Anugerah Allah” yang diambil dari Roma 3:23-25 dan Roma 8:2. Sementara subtema menekankan pentingnya menghidupi makna Paskah dalam kehidupan sehari-hari sebagai saksi Kristus yang hidup.

Ibadah Paskah dimulai sejak Jumat Agung hingga Ibadah Paskah I dan II, dengan khotbah yang disampaikan oleh Ps. Jhon Kalaka. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa kematian dan kebangkitan Yesus Kristus bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan bukti nyata kasih dan anugerah Allah bagi umat manusia.

Menurut dia, melalui pengorbanan Kristus di kayu salib, manusia memperoleh penebusan dari dosa dan kesempatan untuk hidup baru. Kebangkitan Kristus juga menjadi simbol kemenangan atas dosa dan maut, sekaligus sumber harapan bagi orang percaya untuk hidup dalam kebenaran.

Ia juga mengingatkan jemaat agar tidak hanya memperingati Paskah secara seremonial, tetapi mengimplementasikan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari. “Menghidupi kematian Yesus berarti mematikan keinginan daging dan hidup dalam ketaatan kepada Tuhan,” ujarnya dalam khotbah.

Ketua Panitia Paskah Jemaat GIDI Ebenhaezer Karubaga, Arius Gurik, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Ia mengatakan, keberhasilan acara tidak lepas dari kerja sama jemaat di setiap rayon serta campur tangan Tuhan.

“Seluruh kegiatan, mulai dari perlombaan hingga pawai obor, dapat berjalan sesuai rencana. Ini menjadi bukti kebersamaan dan iman jemaat dalam merayakan Paskah,” katanya.

Sebagai penutup, seluruh jemaat mengikuti ibadah bersama yang dilanjutkan dengan jamuan kasih. Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi sehingga perayaan Paskah tahun ini berjalan lancar, sukses, dan penuh berkat. (Diskomdigi Tolikara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *