Wakil Bupati Tolikara Resmikan Jalan Penghubung Tiga Kampung di Distrik Aweku, Jadi Percontohan Pemanfaatan Dana Desa

Pemerintahan97 Dilihat

Karubaga, Tolikara — Wakil Bupati Tolikara, Yotam Wonda, SH, M.Si, didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tolikara Ny. Reni W. Wonda serta Sekretaris Dinas Pendidikan Remain Gurik, S.Pd, secara resmi meresmikan pembangunan jalan penghubung Distrik Aweku yang menembus tiga kampung, yakni Kampung Yeli, Kampung Wengum, dan Kampung Agin, pada Jumat, 19 Desember 2025, pekan lalu.

Pembangunan jalan sepanjang lebih dari tiga kilometer tersebut dikerjakan oleh PT Agug Mulia dan menjadi bukti nyata kolaborasi antarkampung dalam memanfaatkan Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2025 secara tepat sasaran. Masing-masing kampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta, sehingga total dana yang digunakan mencapai Rp300 juta.

Keberhasilan pembangunan jalan ini tidak terlepas dari komitmen dan kepemimpinan para kepala kampung, yaitu Again Weya selaku Kepala Kampung Yeli, Yelinus Gurik Kepala Kampung Wengum, serta Muten Weya Kepala Kampung Agin. Dukungan penuh juga datang dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya tokoh agama Pendeta Lingge Wanena, tokoh pemuda Yerinus Wanena, serta tokoh perempuan Ariti Gurik. Sementara itu, pendamping distrik Silkha Kogoya turut berperan aktif dalam memastikan perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan berjalan dengan baik.

Usai peresmian, Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketiga kepala kampung beserta masyarakat yang telah berinisiatif dan bekerja bersama membangun akses jalan tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, provinsi, atau pusat, melainkan juga merupakan tanggung jawab pemerintah kampung dan distrik.

“Dana desa harus diprogramkan untuk pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Jalan ini adalah kebutuhan dasar yang membuka keterisolasian, memperlancar mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kampung. Ini adalah terobosan baru dan patut diapresiasi,” ujar Wakil Bupati.

Ia menambahkan, keberhasilan tiga kampung di Distrik Aweku ini mengingatkannya pada pembangunan jalan darat yang pernah dilakukan Kepala Kampung Kage di Distrik Kembu beberapa waktu lalu. Menurutnya, inisiatif seperti ini patut dijadikan contoh dan motivasi bagi kampung-kampung lain di seluruh wilayah Kabupaten Tolikara.

“Kampung Yeli, Wengum, dan Agin telah menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang baik dan kebersamaan masyarakat, dana desa bisa dimanfaatkan secara maksimal. Ini kami jadikan sebagai pilot project bagi kampung-kampung lain di Tolikara untuk berlomba-lomba membangun kampungnya masing-masing,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan bahwa kehadiran dana desa di kampung bertujuan untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pembangunan jalan dan jembatan, penyediaan air bersih, pembangunan rumah layak huni, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Dengan diresmikannya jalan penghubung tiga kampung tersebut, diharapkan akses transportasi masyarakat Distrik Aweku semakin terbuka, aktivitas ekonomi meningkat, serta pelayanan sosial dan pendidikan dapat berjalan lebih optimal demi mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedalaman Kabupaten Tolikara. (Diskomdigi Tolikara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *