JAYAPURA, WP — Pemerintah Kabupaten Tolikara terus memperkuat komitmen dalam menurunkan angka stunting melalui kegiatan analisis situasi aksi konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung sejak 14 Juli 2025 itu secara resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah Tolikara, Dr. Yosua N. Douw, S.Sos, M.Si, MA, di Maxone Hotel Jayapura, Rabu (17/7/2025).
Sebagai Wakil Ketua Pengarah Tim P3S Tolikara, Dr. Yosua menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah bekerja keras dalam mendukung proses penginputan data dan analisis situasi stunting.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Besse Kuthi dari Tim INEY Regional V Bina Bangda Kemendagri yang telah membimbing proses ini, serta kepada seluruh operator OPD pengampu yang telah berkomitmen menyelesaikan penginputan data dengan baik. Semua ini adalah langkah penting menuju Tolikara bebas stunting,” ujar Yosua dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan aksi konvergensi bukanlah akhir dari proses, melainkan titik awal untuk langkah-langkah strategis berikutnya dalam pencegahan stunting secara kolaboratif dan berkelanjutan.

“Permasalahan stunting adalah tanggung jawab bersama. Kita harus terus membangun kolaborasi dari tingkat kampung dan kecamatan hingga kabupaten, dengan melibatkan semua pemangku kepentingan dan mitra yang peduli pada isu ini,” tegasnya.
Menurutnya, melalui kegiatan ini, Pemkab Tolikara dapat mengidentifikasi kekuatan dan kekurangan data—baik data sasaran, cakupan layanan, maupun pendukung lainnya—sehingga dapat menghasilkan satu dokumen analisis situasi yang solid sebagai dasar intervensi ke depan.
Penutupan kegiatan ini menandai langkah serius Pemkab Tolikara dalam mengawal upaya konvergensi stunting, sejalan dengan target nasional dalam percepatan penurunan stunting tahun 2025. (Diskominfo Tolikara)













