Pemkab Tolikara Bergerak Cepat Tangani Dampak Kebakaran Hebat di Karubaga

Fokus10 Dilihat

Jayapura— Musibah kebakaran hebat melanda kawasan Giling Batu, Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu (28/1). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIT itu menghanguskan ratusan bangunan milik warga, mulai dari rumah tinggal, kos-kosan, tempat usaha, hingga home industri.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian setempat. Meski demikian, dampak yang ditimbulkan diperkirakan sangat besar, baik secara materiil maupun immateriil, dan menyisakan duka mendalam bagi masyarakat terdampak.

Menyikapi peristiwa tersebut, Pemerintah Kabupaten Tolikara bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi lintas perangkat daerah. Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Tolikara Willem Wandik, S.Sos, didampingi Sekretaris Daerah Dr. Yosua Noak Douw, para asisten Setda, staf ahli, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Rapat koordinasi tersebut membahas langkah penanganan kebakaran secara komprehensif, mulai dari penanganan jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang. Fokus utama diarahkan pada keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar korban, serta percepatan pemulihan pascakebakaran agar dapat berjalan optimal dan terkoordinasi.

Dalam keterangannya, Bupati Tolikara menyampaikan rasa empati dan keprihatinan mendalam kepada seluruh masyarakat Karubaga yang terdampak musibah tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tolikara, kami menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. Kami memahami betapa berat beban yang dialami, baik oleh pemilik usaha, kos-kosan, home industri, maupun warga yang kehilangan rumah dan harta benda,” ujar Willem Wandik.

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi musibah ini sendirian. Pemkab Tolikara telah menyiapkan bantuan logistik, mendirikan tenda-tenda darurat, serta memberikan pendampingan psikologis guna membantu warga bangkit dari trauma.

“Pemerintah hadir untuk memberikan perhatian dan bantuan nyata, agar masyarakat dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan seperti sediakala,” tegasnya.

Selain bantuan darurat, pemerintah daerah juga memastikan kelancaran pelayanan administrasi bagi warga yang dokumen pentingnya turut terbakar. Pengurusan dokumen kependudukan akan difasilitasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dokumen pendidikan oleh Dinas Pendidikan, sementara kebutuhan sosial dan kesehatan ditangani oleh Dinas Sosial, BPBD, Dinas Kesehatan, serta OPD terkait sesuai tugas dan fungsinya.

Untuk penanganan awal, Pemkab Tolikara telah mengevakuasi warga korban kebakaran ke sejumlah lokasi aman di Karubaga. Bantuan logistik terus disalurkan, sementara tenda-tenda darurat disiapkan sebagai tempat penampungan sementara.

Sementara itu, aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Di sisi lain, pemerintah daerah juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan sarana dan prasarana pemadam kebakaran, termasuk ketersediaan sumber air di wilayah Karubaga.

Peristiwa kebakaran ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tolikara. Pasalnya, sebelumnya telah dilakukan pembahasan terkait penataan kawasan dan kesiapan penanggulangan kebakaran. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem pencegahan dan mitigasi bencana, guna mencegah terulangnya peristiwa serupa di masa mendatang. (Diskomdigi Tolikara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *