Pemerintah Tolikara Launching KPA Baru, Tegaskan Komitmen Lawan HIV/AIDS

Fokus, Pendidikan208 Dilihat

KARUBAGA — Pemerintah Kabupaten Tolikara resmi meluncurkan dan membekali anggota Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Tolikara periode 2025–2030, dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Bappeda Tolikara pada Selasa (21/10/2025).

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari unsur pemerintahan, organisasi kepemudaan, dan lembaga kemasyarakatan. Hadir mewakili Pemerintah Kabupaten Tolikara, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan, Rona Kogoya, S.KM. Turut hadir Anggota DPRK Tolikara Yutius Kogoya, S.Kom., M.AP., perwakilan Kapolres Tolikara Briptu Frans Dinus Arebo, A.Md.Kep., serta Ketua GMKI Yass Kogoya, S.AP., M.AP., Ketua KNPI Mekinus Wandik, dan sejumlah tokoh pemuda lainnya.

Ketua KPA Kabupaten Tolikara, Yalimer Kogoya, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, terutama Dinas Kesehatan, dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.

“Kami berkomitmen untuk bergandengan tangan bersama pemerintah daerah dalam menangani HIV/AIDS di Tolikara. Melalui kegiatan launching ini, kami berharap dapat menjadi langkah awal yang kuat untuk menyelamatkan sumber daya manusia di daerah ini. Tolikara mungkin belum banyak memiliki pembangunan fisik, tetapi manusianya adalah aset yang harus diselamatkan,” ujarnya.

Yalimer juga mengajak seluruh anggota KPA yang baru untuk mengikuti pembekalan dari Tim VCT Dinas Kesehatan agar memiliki pengetahuan memadai dalam menjalankan tugas di lapangan.

Materi pembekalan disampaikan oleh Haryoni, S.Kep., Ns., selaku Pengelola Program HIV/AIDS dan IMS dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani HIV/AIDS.

“Penanganan HIV/AIDS bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama — pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan masyarakat. Kami berharap KPA bisa aktif menyosialisasikan informasi ini kepada masyarakat luas,” tutur Haryoni.

Kegiatan launching tersebut juga diisi dengan ibadah bersama, peluncuran struktur organisasi KPA, pemaparan materi, serta ramah tamah antar peserta dan undangan. Acara mengusung tema lokal “Seks Bebas Mage O” yang berarti ajakan untuk menjauhi seks bebas sebagai langkah nyata pencegahan HIV/AIDS di Tolikara. (Diskomdigi Tolikara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *