Konferensi Klasis Kanggi ke-10 GIDI Sukses Pilih Pengurus Baru dan Bentuk Bakal Klasis Yumaga

Budaya, Fokus, GIDINews, Religi317 Dilihat

Kanggime, WestPasific— Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Klasis Kanggi berhasil menyelenggarakan Konferensi Klasis ke-10 yang menghasilkan dua keputusan penting: pemilihan pengurus baru Klasis Kanggi periode 2025–2028 serta pembentukan bakal calon Klasis baru, yaitu Klasis Yumaga.

Konferensi yang berlangsung selama empat hari, sejak Selasa hingga Jumat, 17–20 Juni 2025, digelar di Aula GIDI Kanggime, Kabupaten Tolikara. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos. Dalam sambutannya, Bupati memberikan apresiasi atas semangat pelayanan gereja GIDI yang terus bertumbuh dan memberi dampak positif bagi pembinaan moral dan iman masyarakat, khususnya di wilayah pegunungan Papua.

“GIDI telah memainkan peran penting dalam membangun karakter jemaat dan memperkuat fondasi spiritual di tengah masyarakat pegunungan. Pemerintah sangat mendukung kerja-kerja pelayanan seperti ini,” ujar Willem Wandik.

Selama konferensi, para hamba Tuhan dan utusan jemaat membahas sejumlah agenda penting, termasuk evaluasi pelayanan lima tahun terakhir, proyeksi pengembangan pelayanan ke depan, serta dinamika pertumbuhan jemaat. Salah satu keputusan strategis yang diambil adalah pemekaran wilayah pelayanan melalui pembentukan bakal calon Klasis Yumaga. Keputusan ini diambil sebagai respons atas pertumbuhan jumlah jemaat serta perlunya penataan struktur organisasi yang lebih efektif di wilayah pedalaman.

Pemilihan pengurus baru Klasis Kanggi dilakukan secara aklamasi, sesuai dengan AD/ART GIDI. Terpilih sebagai Ketua Klasis Pdt. Dua Gurik, didampingi Wakil Ketua Pdt. Iten Gurik, Sekretaris Pdt. Wali Lambe, dan Bendahara Pdt. Yules Gurik. Kepengurusan juga dilengkapi dengan sejumlah bidang dan komisi.

Sementara itu, kepengurusan bakal calon Klasis Yumaga dipercayakan kepada Pdt. Yuniles Wenda, S.Th sebagai Ketua dan Pdt. Yeimiron Kogoya, S.Th sebagai Wakil Ketua, serta jajaran komisi lainnya yang akan mendukung proses pelayanan awal sebelum ditetapkan sebagai klasis definitif.

Penutupan konferensi dilakukan pada Sabtu, 20 Juni 2025 oleh Wakil Ketua Wilayah Toli, Pdt. Yeremias Wandik, S.Th, didampingi Sekretaris Wilayah, Pdt. Aten Yikwa, S.Th. Acara penutupan berlangsung dalam suasana penuh syukur, ditandai dengan tradisi bakar batu (barapen) sebagai ungkapan kebersamaan dan ucapan terima kasih kepada Tuhan. Puluhan ekor babi yang disumbangkan oleh jemaat turut dimasak bersama dalam tradisi tersebut, mencerminkan kuatnya nilai persaudaraan dan solidaritas di lingkungan GIDI.

Dalam sambutannya, Pdt. Yeremias Wandik menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan konferensi. Ia menekankan pentingnya semangat kerja sama dan komitmen para pengurus baru dalam menjalankan tugas pelayanan.

“Keberhasilan konferensi ini adalah buah dari kesatuan tubuh Kristus yang hidup dan nyata di tengah masyarakat Papua. Saya berharap pengurus yang baru dilantik dapat bekerja dengan tulus dan membawa perubahan nyata bagi jemaat,” ungkapnya.

Konferensi Klasis Kanggi ke-10 ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal organisasi gereja, tetapi juga momentum penting untuk memperluas cakupan pelayanan rohani GIDI di Papua Pegunungan. Dengan lahirnya bakal Klasis Yumaga, diharapkan struktur pelayanan gereja akan semakin menjangkau dan menjawab kebutuhan rohani umat di wilayah yang sebelumnya belum terlayani secara maksimal. (Diskominfo Tolikara)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *