Bupati Tolikara Salurkan Bantuan Tanggap Darurat bagi Korban Kebakaran di Karubaga

Fokus16 Dilihat

KARUBAGA, Tolikara — Pemerintah Kabupaten Tolikara bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang melanda warga di kawasan Giling Batu, Distrik Karubaga rabu,28 januari 2026 lalu.

Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos, secara langsung menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada para korban yang kini mengungsi di sejumlah posko, Jumat (30/1/2026).

Kehadiran Bupati Willem Wandik di tengah warga terdampak menjadi bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat korban bencana dapat terpenuhi. Dalam kunjungannya, Bupati meninjau langsung kondisi posko pengungsian, berdialog dengan warga, serta menyerahkan bantuan secara simbolis.

Bantuan tanggap darurat yang disalurkan mencakup bahan makanan (bama) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para pengungsi, di antaranya beras, minyak goreng, garam, gula, kopi, susu, dan teh. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan perlengkapan dapur seperti kompor, minyak tanah, sumbu kompor, panci, dandang, kuali, loyang, serta peralatan makan dan memasak berupa sendok masak, sendok makan, dan mangkuk.

Tidak hanya kebutuhan pangan, Pemkab Tolikara juga memberikan perhatian pada aspek kenyamanan dan kesehatan para pengungsi dengan menyalurkan alas tidur berupa kasur, selimut, dan bantal, serta perlengkapan mandi dan kebersihan seperti sabun mandi, sabun cuci rinso deterjen.

Bupati Willem Wandik, S.Sos dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan tanggap darurat ini diberikan untuk menjawab kebutuhan mendesak warga pascakebakaran, sekaligus meringankan beban para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

“Bantuan ini merupakan langkah awal pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat kita bisa bertahan dan merasa diperhatikan di tengah situasi sulit. Pemerintah hadir dan tidak tinggal diam,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada bantuan darurat semata. Pemerintah Kabupaten Tolikara, dikatakannya akan terus berupaya menyiapkan langkah lanjutan, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang, guna membantu pemulihan kehidupan warga terdampak.

“Ke depan, pemerintah akan mengupayakan bantuan lanjutan, termasuk program pemulihan dan penataan kembali, agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dan lebih layak,” tambahnya.

Musibah kebakaran yang terjadi di kawasan Giling Batu tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga dan harta benda hangus terbakar dan memaksa puluhan kepala keluarga mengungsi. Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama aparat terkait terus melakukan pendataan, pengamanan lokasi, serta memastikan distribusi bantuan berjalan secara merata dan tepat sasaran.

Dengan langkah cepat dan kehadiran langsung pimpinan daerah di lapangan, Pemerintah Kabupaten Tolikara menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan kemanusiaan.

Ponko induk Tim penanggulangan bencana di pusatkan di Kantor Distrik Karubaga di Karubaga,instansi teknis yang menjadi tim penanggulangan akan bekerja melayani dari Kantor Distrik Karubaga. Kantor Distrik Karubaga ditunjuk oleh Bupati Willem wandik karena letaknya strategis sehingga lebih mudah untuk melayani dan koordinasi. ( Diskomdigi Tolikara)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *