Danrem 172/PWY Kunjungi Tolikara, Tekankan Pendekatan Humanis dalam Menjaga Stabilitas Keamanan

Fokus, Pemerintahan64 Dilihat

KARUBAGA, Tolikara — Komandan Korem (Danrem) 172/Praja Wira Yakthi Brigjen TNI Togar Rio Pasaribu melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Selasa (10/3/2026), guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor di wilayah tersebut.

Dalam kunjungan itu, Danrem didampingi Kepala Seksi Operasi Korem 172/PWY Kolonel Syarifudin Liwang bersama rombongan bertolak dari Bandara Sentani, Jayapura, menggunakan pesawat perintis dan tiba di Bandara Karubaga, ibu kota Kabupaten Tolikara.

Kedatangan rombongan disambut oleh Bupati Tolikara Willem Wandik bersama Wakil Bupati Yotam Wonda, pimpinan DPRK Tolikara, Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara.

Setelah penyambutan di Bandara Karubaga, rombongan Danrem bersama pemerintah daerah melanjutkan perjalanan darat menuju Distrik Kanggime untuk meninjau langsung situasi keamanan sekaligus melakukan pertemuan koordinasi dengan unsur terkait di wilayah tersebut.

Setibanya di Distrik Kanggime, rombongan menggelar rapat koordinasi yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Distrik Kanggime itu bertujuan membangun kesepahaman bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Tolikara.

Dalam rapat tersebut, seluruh pihak sepakat menjaga situasi tetap kondusif sekaligus mencari solusi terbaik terkait peristiwa perampasan satu pucuk senjata yang terjadi sebelumnya.

Pendekatan yang disepakati adalah pendekatan persuasif dan dialogis agar senjata tersebut dapat dikembalikan tanpa memicu eskalasi konflik di tengah masyarakat.

Kapolres Tolikara Kompol Roberth Hitipeuw menyampaikan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Tolikara masih dalam keadaan aman dan kondusif.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Aparat keamanan bersama pemerintah daerah terus bekerja menjaga situasi tetap aman,” ujar Roberth.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa perampasan satu pucuk senjata tersebut terjadi di Distrik Nugawi, Kabupaten Tolikara.

Dalam kunjungan itu, Brigjen TNI Togar Rio Pasaribu juga menyempatkan diri bertemu dan memberikan arahan kepada prajurit TNI yang bertugas di Pos Kanggime dan Koramil Kanggime.

Ia menekankan bahwa keberadaan aparat TNI di Papua, khususnya di Tolikara, harus mampu membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

“Tugas kita di sini bukan untuk mengalahkan rakyat, tetapi memenangkan hati dan pikiran mereka,” ujar Togar.

Menurut dia, hubungan antara masyarakat dengan aparat keamanan harus terbangun secara harmonis, sehingga prajurit dapat hadir sebagai pelindung sekaligus pengayom masyarakat.

Danrem juga mengingatkan seluruh prajurit untuk selalu fokus dan total dalam melaksanakan tugas yang diberikan negara.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan seorang prajurit di daerah penugasan dapat dilihat dari bagaimana masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran mereka.

Selain menjaga keamanan, prajurit juga diminta terus membangun komunikasi dengan pemerintah distrik serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan di wilayah penugasan.

Melalui pendekatan humanis dan kerja sama seluruh pihak, diharapkan situasi keamanan di Kabupaten Tolikara tetap terjaga serta hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat semakin harmonis. (Diskomdigi Tolikara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *