Wabup Tolikara Tinjau Pelaksanaan USBK Tahun Pelajaran 2025/2026

Uncategorized52 Dilihat

Tolikara – Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda, SH., M.Si. meninjau langsung pelaksanaan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) Tahun Pelajaran 2025/2026 yang dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Tolikara, Senin (9/3/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Tolikara. Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara yang diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Remain Gurik, S.Pd.

Secara keseluruhan terdapat 7 sekolah yang melaksanakan ujian tahun ini, terdiri dari 6 SMA dan 1 SMK. Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati mengunjungi beberapa sekolah di antaranya SMA Negeri Karubaga dan SMA YPPGI Karubaga.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda memberikan motivasi kepada para siswa yang sedang mengikuti ujian agar dapat memperoleh hasil yang baik sehingga mampu bersaing dengan siswa dari daerah lain.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru yang tetap berkomitmen mendidik para siswa meskipun dengan keterbatasan fasilitas, baik dari segi bangunan sekolah, peralatan mengajar maupun jumlah komputer yang masih terbatas.

Menurutnya, pelaksanaan ujian berbasis komputer merupakan langkah maju bagi dunia pendidikan di Kabupaten Tolikara. Ia menyebutkan bahwa SMA YPPGI Karubaga sudah melaksanakan ujian berbasis komputer untuk ketiga kalinya, sementara SMA Negeri Karubaga baru pertama kali melaksanakannya pada tahun ini.

“Ini menunjukkan bahwa anak-anak Tolikara mampu bersaing dengan daerah lain. Kami berharap melalui ujian ini para siswa semakin semangat belajar dan mempersiapkan diri untuk masa depan,” ujarnya.

Selain itu, Wakil Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah daerah ke depan akan menertibkan penempatan tenaga kerja sesuai profesinya. Misalnya, guru atau gelar S.Pd yang selama ini bertugas di kantor pemerintahan akan dikembalikan ke sekolah untuk mengajar. Hal serupa juga akan diterapkan di sektor kesehatan, di mana tenaga medis seperti analis dan perawat diharapkan lebih banyak bertugas di lapangan daripada di kantor yang bisa di kantor seperti gelar SKM saja.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tolikara yang disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Remain Gurik, S.Pd., pelaksanaan ujian tahun ini dilakukan dengan dua sistem, yaitu Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) dan ujian berbasis kertas.
Terdapat 3 sekolah yang melaksanakan ujian berbasis komputer, yaitu:

  • SMA Negeri Karubaga menggunakan Kurikulum K-13
  • SMA YPPGI Karubaga menggunakan Kurikulum K-13
  • SMA Yapelin OB Anggen Bokondini menggunakan Kurikulum K-13

Sedangkan 4 sekolah lainnya masih melaksanakan ujian berbasis kertas, yaitu:

  • SMA Negeri Kanggime menggunakan Kurikulum Merdeka
  • SMA Negeri Bokondini menggunakan Kurikulum K-13
  • SMA Negeri Kembu menggunakan Kurikulum K-13
  • SMK Negeri 1 Agribisnis dan Agroteknologi Tolikara menggunakan Kurikulum K-13 revisi

Jumlah keseluruhan siswa yang mengikuti ujian tingkat SMA/SMK pada tahun 2026 sebanyak 367 siswa.

Kepala Sekolah SMA Negeri Karubaga, Tiep Yigibalom, S.Pd., Gr., menyampaikan bahwa tahun ini merupakan pertama kalinya sekolah tersebut melaksanakan ujian berbasis komputer. Oleh karena itu, pihak sekolah mengharapkan para siswa dapat mematuhi seluruh tata tertib ujian.

Ia juga mengingatkan agar para siswa datang tepat waktu selama pelaksanaan ujian yang berlangsung selama satu minggu serta menjaga kesehatan, karena ujian tidak dapat diwakilkan oleh siapa pun.
“Kami berharap para siswa dapat belajar dengan sungguh-sungguh agar memperoleh nilai yang maksimal. Hasil yang didapatkan nanti sangat bergantung pada usaha kalian sendiri,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Dinas Pendidikan yang telah membantu 10 unit komputer, sehingga tahun ini SMA Negeri Karubaga dapat melaksanakan ujian berbasis komputer.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA YPPGI Karubaga, Boas Liwiya A.Md. An., juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, khususnya kepada Wakil Bupati yang telah berkunjung. Ia juga menyampaikan slogan semangat, “Selamat berjuang untuk Kabupaten Tolikara.” (Diskomdigi Tolikara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *