Baptisan Selam dan Perjamuan Kudus di GIDI Ebenhaezer Karubaga, Bupati Tegaskan Komitmen Wujudkan Tolikara Kota Religi

Fokus, GIDINews, Religi90 Dilihat

KARUBAGA – Jemaat Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Ebenhaezer Karubaga menggelar ibadah Baptisan Selam yang dirangkaikan dengan Perjamuan Kudus serta Ibadah Syukuran pada Minggu (1/3/2026). Ibadah tersebut juga menjadi momen ungkapan syukur atas kepercayaan pelayanan yang diterima jemaat melalui Pemerintah Kabupaten Tolikara.

Gembala Jemaat GIDI Ebenhaezer Karubaga, Yakob Yikwa, S.Th., menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan atas kepercayaan yang diberikan untuk melayani umat sebagai gembala jemaat. Ia menjelaskan, pelaksanaan sakramen baptisan kali ini merupakan yang ketiga di Jemaat Ebenhaezer.

“Biasanya program baptisan dilaksanakan secara terstruktur dari tingkat wilayah, klasis hingga jemaat. Namun kali ini terjadi secara spontan, karena dorongan Roh Kudus. Tuhan sendiri yang menggerakkan jiwa-jiwa untuk dibaptis,” ujarnya.

Dalam ibadah tersebut, terdapat satu orang dengan latar belakang keluarga berbeda keyakinan—ibu beragama Kristen dan ayah Muslim—yang secara sadar menyatakan pertobatan dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi. Sebelum menerima baptisan, yang bersangkutan telah mengikuti pembekalan dan pembinaan guna memahami makna baptisan serta komitmen sebagai pengikut Kristus.

Selain itu, gereja juga membaptis anak-anak binaan Jemaat Ebenhaezer. Secara keseluruhan, enam orang menerima baptisan pada hari itu. Yakob berharap baptisan tersebut menjadi langkah awal perjalanan iman yang terus bertumbuh.

“Pertumbuhan rohani memerlukan pembinaan berkelanjutan. Ini menjadi tanggung jawab gembala dan seluruh majelis untuk membimbing anak-anak dan pemuda agar semakin dewasa dalam iman,” katanya.

Ibadah juga dirangkaikan dengan Perjamuan Kudus dan syukuran atas diterimanya Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) dari Pemerintah Daerah Tolikara kepada jemaat GIDI Ebenhaezer yang dipercayakan memimpin di lingkungan pemerintahan.

Dalam pesannya, Yakob mengutip Kitab Efesus 2:8 yang menegaskan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah, bukan hasil usaha manusia, sehingga tidak seorang pun dapat memegahkan diri. Ia menekankan bahwa setiap orang yang telah diselamatkan dipanggil untuk melakukan pekerjaan baik sesuai rencana Tuhan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tolikara, Willem Wandik, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk mewujudkan daerah tersebut sebagai kota religi atau kota kerohanian.

Menurutnya, Injil pertama kali diterima oleh generasi terdahulu sebelum diberitakan ke berbagai wilayah, baik ke barat, timur, selatan maupun utara. Karena itu, semangat membangun Tolikara harus berlandaskan visi “Terwujudnya Tolikara yang Religius, Berbudaya, Mandiri, Adil dan Sejahtera”.

Terkait musibah kebakaran yang terjadi di ibu kota Karubaga beberapa waktu lalu, pemerintah mengimbau masyarakat untuk sementara tidak membangun rumah sebelum proses penataan ulang dilakukan. Pemerintah, kata dia, akan memfasilitasi warga terdampak tanpa membedakan latar belakang agama dan menyiapkan relokasi ke sejumlah lokasi yang telah ditentukan.

Wandik juga menegaskan pentingnya penataan aset-aset gereja di sejumlah wilayah seperti Karubaga, Bokondini, Wunin, Kanggime, Kembu, dan Taipe agar tertib serta sesuai peruntukannya.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Kabupaten Tolikara untuk menetap di daerah tersebut. ASN tidak diperkenankan hanya bekerja di Tolikara sementara keluarga tinggal di luar daerah.

“Rumah dinas yang telah dibangun akan dioptimalkan agar ASN tinggal di Tolikara. Kehadiran ASN di daerah akan mempercepat perputaran ekonomi,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama ini para mama-mama yang berjualan di pasar kerap kekurangan pembeli. Dengan seluruh ASN dan masyarakat menetap di Tolikara, diharapkan roda perekonomian bergerak lebih cepat sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat. (Diskomdigi Tolikara)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *