Upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Tolikara Dipimpin Langsung Bupati Willem Wandik

Fokus367 Dilihat

Karubaga, WP – Lapangan Apel Mapolres Tolikara menjadi saksi pelaksanaan upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang berlangsung khidmat dan penuh semangat. Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos, dan turut dihadiri berbagai unsur Forkopimda serta tokoh-tokoh masyarakat selasa,01/7/2025.

Hadir dalam upacara tersebut antara lain Wakil Bupati Tolikara Yotam Wonda, S.H., M.Si, Dandim 1716/Tolikara Letkol Inf. Justin B. Mara, S.Sos., M.I.P, Ketua TP-PKK Ny. Elisabeth Y Flassy Wandik S.E., M.M, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Reny Weya Wonda, A.Md., S.Sos, para pimpinan OPD, personel TNI-Polri, tokoh agama, pemuda, hingga masyarakat adat Tolikara.

Setelah upacara, Kapolres Tolikara, Kompol Roberth Hitipeuw, S.H., M.H., membacakan amanat Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menekankan semangat transformasi dan pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Hari Bhayangkara ke-79 ini bukan sekadar peringatan, tetapi momentum untuk menegaskan kembali komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kompol Hitipeuw membacakan amanat Kapolri.

Tahun 2025 menandai awal era baru kepemimpinan nasional di bawah Presiden H. Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Polri, sebagai institusi penegak hukum, berkomitmen mendukung visi Indonesia Maju melalui berbagai program prioritas pemerintah.

Beberapa inisiatif strategis yang telah dilakukan Polri antara lain:
Peluncuran 79 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam rangka mendukung program makanan bergizi nasional.

Target penanaman jagung di atas 1 juta hektar lahan dengan dukungan lebih dari 136 ribu kelompok tani, demi menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia.
Rekrutmen Bintara Polri dengan keahlian pertanian dan penyandang disabilitas, serta penempatan Polwan pada posisi strategis untuk mendukung kesetaraan gender.

Polri juga memperkuat agenda reformasi hukum dan birokrasi melalui pembentukan desk khusus untuk pemberantasan korupsi, narkoba, judi online, dan premanisme. Selain itu, desk ketenagakerjaan turut dibentuk untuk melindungi pekerja di dalam dan luar negeri.

Dalam tema besar “Polri untuk Masyarakat”, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara meliputi:
Bakti kesehatan: pengobatan gratis, khitanan massal, dan operasi katarak.
Lomba layanan polisi 110 dan lomba ketahanan pangan di seluruh jajaran Polres.
Kontes kreatif dan edukatif: lomba film pendek, konten digital, dan dongeng anak.
Bakti sosial: pemberian 300.000 paket sembako, bantuan alat pertanian, dan bedah rumah di berbagai daerah.
Lomba tiga pilar Kamtibmas dan lomba Satpam serta Polsus teladan.
Pagelaran budaya dan olahraga Kapolri Cup sebagai upaya menjaga kebugaran dan melestarikan budaya bangsa.

Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan semua pihak terhadap Polri, dari Presiden hingga masyarakat akar rumput. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Polri dan keluarganya atas dedikasi dan pengorbanan tanpa henti.

“Kami juga memohon maaf jika dalam pelaksanaan tugas masih ada kekurangan, penyimpangan, atau perilaku oknum yang mencederai hati rakyat. Kami akan terus berbenah dan membuka diri terhadap kritik serta masukan demi Polri yang lebih baik dan dicintai masyarakat,” lanjut Kompol Roberth.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa Polri akan terus membuktikan bahwa slogan “Polri untuk Masyarakat” bukan sekadar kata-kata, tetapi menjadi komitmen dalam tindakan nyata. (Humas Polres/Diskominfo Tolikara)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *